Thursday, 29 June 2017

PERAN DAN PENERAPAN TEKNLOGI INFORMASI UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE PADA ORGANISASI

Yoo gaes, pada postingan kali ini saya akan share tugas kuliah dulu siapa tahu ada yang butuh yya kann hehehe, langsung aja nih gaes (gambar hanya pemanis):



Latar Belakang :
Perkembangan Teknologi Informasi atau Information Technology (disingkat IT) pada dekade terakhir ini meningkat dengan pesat. Pemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat secara luas juga mengalami peningkatan yang sangat besar. Berbagai kepentingan menjadi dasar pertimbangan, dari mulai hanya sebagai life-style atau pelengkap sampai dengan menjadi perangkat dan sarana yang menempati posisi
yang vital. Hal ini bukan saja terjadi pada masingmasing individu masyarakat tetapi juga terjadi pada organisasi secara luas. Kebutuhan IT pada setiap organisasi akan berbeda sesuai dengan intepretasi.


Permasalahan :
Implementasi IT dalam kegiatan organisasi bertujuan untuk memberikan dampak yang positif dan signifikan. Pemanfaatan IT untuk mendukung kegiatan operasional suatu organisasi baik dalam skala kecil maupun besar, juga mengalami perubahan. Jika awalnya cenderung ke masalah citra organisasi, maka saat ini IT menjadi kebutuhan mendasar dalam menghadapi era global dan Good Governance. Contoh aktual adalah pengembangan e-Government.
 Para pengambil keputusan menjadi faktor yang paling dominan dalam kebijakan pengembangan IT di masing-masing organisasi. Pemahaman terhadap visi organisasi dan pengetahuan dalam visi IT dari pimpinan, saling terkait dalam menentukan jenis perangkat IT yang akan diimplementasikan untuk Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006, Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung mendorong kemajuan organisasinya. Namun keputusan pilihan perangkat IT apapun yang diambil akan mengakibatkan terjadinya perubahan. Perubahan yang tejadi dalam organisasi bukan hanya dari segi effisiensi kerja tetapi juga mempengaruhi budaya kerja baik secara personal, antar unit, maupun keseluruhan organisasi. Banyak contoh yang menunjukan kegagalan implementasi IT lebih didominasi oleh faktor pengguna seperti : tidak cocok dengan budaya, etika, atau politis yang selama ini telah berjalan di organisasi, keterbatasan keahlian, atau bahkan penolakan atas perubahan. Atas dasar inilah pembahasan akan lebih berorientasi ke aspek manusia.

Alternatif solusi :
Mengambil keputusan dengan matang dan Memberikan taining bagi pengguna agar tidak terjadi banyak perubahan.

Dampak :
Positif :
effisiensi waktu dan biaya yang secara jangka panjang akan memberikan keuntungan ekonomis yang sangat tinggi.
Negatif :
Ketersediaan perangkat/ Kebutuhan perangkat pada awal implementasi IT biasanya akan terus berkembang sesuai dengan tingkat kemajuan organisasi sehingga ketergantungan IT juga makin besar

Kesimpulan :
1. Strategi implementasi harus mulai dipertimbangkan sejak tahap perencanaan.
2. Peningkatan kemampuan SDM harus dilakukan secara terus menerus.
3. Keterlibatan personal lain di luar personal bagian IT akan mempengaruhi  
    keberhasilan implementasi IT.
4. Perlu dilakukan tahap Alih-Kelola pada setiap implementasi sistem IT baru.
5. Dukungan dari top management menjadi faktor penting untuk mempercepat tahap
    pengoperasian dan effisiensi pemeliharaan sistem.

Mutakins

Manfaatkan waktu yang ada.

3 comments:

 

Copyright @ 2013 Mutakins.web.id.